Archive for the ‘Reading’ Category
Health Clinic’s Notice Board
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Batik

Batik adalah sebuah seni dan kerajinan tangan yang terkenal sebagai warisan budaya Indonesia dan diakui oleh UNESCO sebagai budaya dunia pada tanggal 28 September, 2009 di Abu Dhabi. Seni menghiasi kain ini menggunakan lilin dan tinta telah dilakukan di Indonesia selama berabad-abad. Kata Batik berasal dari bahasa Jawa Amba dan nitik.
Translation:
Batik is both an art and a craft, which is known as Indonesia’s heritage and has been acknowledged as world’s heritage by UNESCO on September 28, 2009 in Abu Dhabi. The art of decorating cloth in this way, using wax and dye, has been practised for centuries in Indonesia. The word batik originates from the Javanese ( a tribe in Indonesia) word “amba” and “nitik”.
Indonesian celebrating batik as Indonesian heritage from youtube:
You also can see another video about batik from youtube:
Orang Toraja



Orang Toraja tinggal di pedalaman Sulawesi. Mereka mempunyai budaya yang cukup unik. Mereka terkenal dengan kekayaan mithology dan mempunyai berbagai macam cerita rakyat, perayaan-perayaan dan ritual keagamaan.
Saat perayaan, mereka biasanya berkorban binatang seperti kerbau, babi dan ayam. Binatang yang paling penting adalah kerbau air putih. Pada upacara penguburan, sebuah keluarga kaya bisa memotong banyak kerbau putih. Semakin kaya suatu keluarga, semakin banyak kerbau yang dikorbankan. setelah itu, mereka memajang tengkorak dan tanduk kerbau didepan rumah tradisional mereka.
Pertanyaan
1. Dimana orang Toraja tinggal?
2. Mereka terkenal akan apa?
3. Saat perayaan mereka biasanya berkorban binatang apa?
4. Dimana mereka memajang tengkorak dan tanduk kerbau?
Translation:
The Torajan People
The Torajan live on the inland of Sulawesi. They have unique culture. They are famous for their rich mythology and have various folktales, festivals, and religious rituals.
During ceremonies, they usually sacrifice animals such as buffaloes, pigs, and chickens. The most important sacrificed animal is a white buffalo. At a funeral feast, a rich family may slaughter a large number of water buffaloes. The richer the family, the more buffaloes are sacrificed. Afterwards, they display the skulls, and horns of the buffaloes in front of their traditional houses.
Kacamata kuda
Reading Section
You can practice pronunciation by reading the articles and check your reading comprehension
Kacamata kuda
Ingin sekali ku bisa memakainya, ku ingin berlari lurus kedepan, ku ingin hidup dapat berjalan lurus, seiring dengan lariku. Tanpa ada kata dan sangka dari orang di kanan, kiriku. Kuingin hanya berlari dan berlari, tanpa sempat awan hitam menghampiriku. Hidup yang hanya sekali, sangat disayangkan bila harus berurusan dengan orang di kanan, kiri. Semua yang dekat, ternyata bukan menguatkan, namun banyak yang membuat derita. Kacamata kuda akan membuat hidup lebih idealis, seraya dengan berjalannya roda kehidupan, pemacu semangat untuk bertahan dari kejamnya dunia yang fana ini. Kacamata kuda, alat yang tepat untuk mengusir gambaran pekat dari banyaknya gangguan yang kerap menjadi ganjalan seseorang untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan. Banyak orang disekitar yang mengusik.
Apa mau dikata, anda dan saya adalah manusia pada umumnya, bukanlah seekor kuda, yang walau dipecut kencang, akan melaju semakin cepat lurus kedepan. Banyak faktor dinegara ketimuran ini yang membuat masyarakatnya harus hidup dan bertahan ditengah orang-orang yang masih kolot dan munafik. Seaakan segala yang tidak sesuai dengan kebiasaan dianggap aneh dan dosa. Sungguh kasihan, nasib manusia tanpa kacamata kuda, kerap kali mereka harus melirik kekiri dan kekanan, harus berhenti ditempat, harus menagis ketika pecutan demi pecutan datang menghampiri.
Mengapa manusia yang dikatakan lebih bermartabat dari seekor kuda, tidak bisa menentukan sendiri tujuan hidupnya untuk masa ini dan masa depannya, mengapa selalu menunggu dan kembali bertanya kepada si orang yang katanya lebih berumur, padahal yang akan hidup nantinya bukan si orang yang berumur itu, bukan?
Setiap kata dari manusia muda selalu dianggap tabu dan belum bisa dipercaya untuk dijadikan acuan bagi masa depan manusia muda. Yang berumur sesungguhnya tidaklah lebih baik dari manusia muda, coba si orang berumur itu sudi, membebaskan manusia muda untuk menjalankan kehidupannya dengan pahit dan manis yang harus ia rasakan sendiri. Ya sendiri, bukan waktu senang mereka pergi, sedang waktu pahit mereka kembali. Bila manusia muda begitu adanya, ia sama saja dengan pecundang .
Monday, June 29, 2009
Sent by Deasy Octavia Hutagalung to gurujaka@bahasacorner.com




