Puisi Sendu
Bertahun bertahan
Perlahan pertahun
Nian kerap nya hujan mengalahkan peradaban.
Licik sekali diriku ini,
Menunjuk karya-Mu lalu menyalahkannya.
Bertahun bertahan
Berlatih tetatih
Masih saja menjadi perbandingan
Kias mengutip sanubari berbahaya.
 |
Puisi Syukur Karya Andzar Agung Fauzan Jatiwangi Majalengka |
Inginku... cabik, krobek, ku porak-parik,
Apa sesungguhnya isi hati ini.
Kalau ia mirip dengan selembar kertas putih,
Akan ku corat-coret akan ku robek
Kalau ia mirip tanah kuning,
Akan ku koreh, ku rusak
Jika ia mirip bunga
Akan ku patahkan,
Ini tentang kekejaman hati
Kesakitan nya melebihi tertusuk ratusan duri.
Tapi hati berjanji, ia akan sembuh lagi.
Layak bunga, ia pasti tumbuh kembali.
Karya : Andzar Agung Fauzan. Jatiwangi, Majalengka Jawa Barat.